Rabu, 09 November 2011

Serba Serbi Massive Hunting Fotografer Indonesia



 Pembukaan Massive Hunting FI sepatah kata dr K Arman ^_^ hahahayy nyimaknya serius bgt eeuuyy :D
 


Om Darwis Triono asiiik banget cerita ma k'Harlan :




make up model oleh Risma Salon Kendari :




jenk Kiky serius sekali benahi make up model (T_T) 
  



Model Beraksi.... cekidooooooot ^^ 


 
Nach ni para fotografer mulai beraksi.... Kotak Mode ON "BERAKSI"
 eheeeemmm bro Moel 

 halaaaah ma Bro Artlandeer ganggu aaajaaahh tuuhhhh :p
 Senyuman Kangjeng Mas Toro mengguncang imaaaaaan :D


 gosip gosiiiiippp siaaaang 


 Still eksis dgn gaya metaaaalnyaaaa Uyeeeeeeeeeeeee ma maaaaan 

 Ngasoo duluuuuu nyaantaaaiii


  

Masang kuda kudaa hehehe ^o^

 SERAAAAAANG kyk mw narik senjata ajah :D
 


FOTOGRAFER CEWEKnya haduuccccchhhhh  ^_^


 sist Dewi
 halaahh dicandiiiiddd 

 Momo ^o^

Mba Dini ^^

Yang dari luar kota saluuttt ma bro bro ini ^^b

Khusus dari Kolaka untuk FI massive hunting

Wakatobi hadiiirrr K guntur (^_~)

Ditutup dengan indah pokoknya...fotografi bisa juga menyatukan, jadi banyak teman... SALAM JEPREET (^_^)v

Kamis, 28 Juli 2011

Noise is Beautyfull


"Noise is beautifull" minjam kata teman grapher Daru Rk...
intinya yaaa g usah takut noise tetap jepret ajah...jangan karena noise moment berharga hilang gt... ni ada beberapa foto hasilnya noise semua cuma yaaaa dibuang sayaaaaaaaaaang... cek it out ajah laaah ^^

g da yang di buat warna naturalnya... biar lebih enak dilihat dibuat BW and shepia ^^

Rabu, 27 Juli 2011

Ani, Sahabat Kecilku

 Anjungan Pantai Losari, Makassar, di situlah pertama kali aku mengenal dia, "ANI" begitu dia disapa. Seorang anak kecil usia 8 Tahun yang berjualan minuman dingin di sekitas Anjuangan Pantai Losari. Sekilas dia nampak seperti anak pedagang asongan lainnya, dengan keranjang kecil yang berisi barang dagangannya, dia berjalan mengitari anjungan hanya sekedar menawarkan dagangannya. Tak jarang didapatnya tolakan atau bahkan bentakkan dari orang sekitar anjungan losari. namun tak pernah surut niatnya untuk terus menjajakan dagangan.
Saat itu ketika sang mentari mulai bersembunyi dibalik lautan pantai Losari. Saat itu lah awal kami berjumpa, ketika seorang anak kecil datang menawarkan dagangannya. tak ada yang begitu menarikk dari dagangannya, tapi tak tau mengapa, ada semacam daya tarik sendiri samapi aku mau untuk bertanya kepadanya.

"nama nya sapa dek?" tanya ku.
"ani, kak" dia menjawab
Pertanyaan demi pertanyaan ku lontar kan,
"sekolah g dek?"
"tinggal dimana?"
"mpe jam berp dagangnya??"
"umurnya berapa?"
dengan nada polos dia menjawab dan sedikit merayu agar ku mau membeli dagangan.
"ini kk tanya2 terus, beli meki kodong satu saja....."
kemudian dijawabnya satu persatu pertanyaan ku.


Sudah tidak begitu jelas ku ingat jawaba si Ani, yang pastinya dia masih sekolah katanya, sekolah SD gitu jawabnya. tinggal g jauh dari anjungan pantai losari, dagang mulai bis pulang sekolah sampe jam 10 malam, tapi katanya dengan polos kalau sabtu dagangnya nambah satu jam dari biasanya.

hmmmm.... miris rasanya mendengar ceritanya, umurnya yang belumlah dewasa tapi kehidupan memaksanya untuk berpikir layaknya orang dewasa, perjuangan hidupnya tidaklah serupa anak anak seusia. Tapi itu lah Ani, cuma dengan senyum dan sedikit gaya narsisnya ketika ku arahkan kamera ku kepadanya. Pengen bergaya kayak model gitu katanya ^^

\
 Sikapnya yang ramah dan tak ada rasa canggung buat ku lebih cepat akrab dengannya. Dialah Ani sahabat kecil ku di anjungan pantai losari. Sahabat kecil yang mengajarkan ku beberapa pelajaran kehidupan, sahabat kecil yang mengajarkan ku bahawa sesungguhnya hidup tidak semudah kelihatannya. sahabat kecil yang mengajarkan ku bahwa kesulitan hidup bukan lah penghalang kita untuk selalu tersenyum  :)

Banyak terima kasih ku untuk mu sahabat kecil ku atas pelajaran hidupmu....
Banyak rindu ku untuk mu sahabat kecil ku...
Teruntuk mu....
~ A.N.I ~

Senin, 25 Juli 2011

Aku dan Ilalang

Hilir angin menghembus tubuh ku...Di suatu sore yang begitu tenang. Tidak seperti waktu sore yang biasanya, saat itu aku yang cuma bisa terdiam di tengah padang ilalang, merasakan betapa riuhnya gerakan ilalang yang tertiup oleh angin.

Angin sore yang betul betul membuat tubuh ku kaku disatu tempat seolah aku beradaptasi dengan ilalang yang ada disekitarku yang tetap ditempatnya. Sesekali aku bergerak mengikuti gerakan ilalang. Seperti aku sudah berada di dunia ilalang yang lapang tapi cuma ada satu objek yang monoton.

langit sore yang memberikan kesan lebih dramatis kepada ilalang yang sebenarnya cuma memiliki satu warna saja. Ilalang yang sebenarnya biasa saja, tapi saat itu berubah jadi kuning keemasan biasan dari warna langit sore itu. Indah dan begitu menenangkan. 

uuufffh betapa nyaman nya suasana sore itu...cuma ada aku dan ilalang saja. tapi entah mengapa ada rasa gundah bercampur cemas menyelimuti hati ku.

aku yang mulai bisa beradaptasi dengan keriuhan ilalang di padang itu, mulai membuka sebuah cerita tentang kisah ku, tentang kegundahan hati ku, seolah aku merasa  ilalang bisa mengerti kecemasan yang ada dalam relung jiwa ku. kecemasan tentang sesorang yang sedang berjuang dengan hidupnya. kecemasan tentang penantian yang berujung dengan perjumpaan.

aku yang saat itu mulai bertindak seperti ilalang. yang cuma ingin tetap ditempat ku menanti sepotong berita yang terhempas angin sampai pada padang dimana tempat ku berdiri. sebuah berita yang memberi ku warna layaknya bias senja yang menerpa padang ilalang di sore itu. menanti sebuah berita yang bisa membuat ku tenang seperti keadaan padang ilalang sore itu.

Rabu, 20 Juli 2011

Ketika Kehidupan Terlau Sulit Untuk Di Tebak

 Ditengah terik mentari di siang itu q mencari sebenarnya apa arti kehidupan ini. Kehidupan yang sebenarnya tidak begitu aku inginkan, hidup dengan segala keterbatasan. Yah... harus nya q bisa seperti anak seumuran ku yang ketika siang hari, q yang kecapean sehabis pulang sekolah yang bisa duduk atau sekedar istirahat siang di suatu tempat yang dinamakan rumah. 
Q cuma seorang anak kecil yang sebenarnya terlalu miris untuk merasakan kerasnya arus kehidupan. q yang hanya bisa berdiri di antara keriuhan kota menunggu belas kasihan setiap orang yang melintasi ku, bukan untuk apa-apa tapi untuk sekedar bantuan kecil untuk q tetap bisa bertahan menjalani hidup ku.
tak jarang Q jadi sesosok yang terlupakan, mereka tak peduli bahwasanya q tuh ada diantara mereka. Membuat kehidupan ku menjadi lebih susah untuk ditebak. Apakah q masih bisa hidup esok ataukah q akan tertinggal dikehidupan ini tanpa mampu untuk bermimpi tentang hari esok ?

Rabu, 29 Juni 2011

Aku


AKU... itu lah biasa sapaan ku, bukan MEREKA, KITA, atau pun KAMU...

AKU itu bagian dari diriku yang KAMU tidak pernah tau...
AKU berlandaskan egois dengan semua kemunafikan akan diri sendiri..
AKU dengan segala kebanggaan diri akan sesuatu...
AKU dengan seluruh pendapat diri di atas segalanya selain kuasaNya...

AKU bukan MEREKA yang menganggap tidak ada hal yang pantas untuk dibagikan....
AKU bukan KITA dimana berjuta hal bisa dibagi bersama...
AKU bukan KAMU yang dengan tegasnya menilai segala sesuatu tanpa melihat sisi lain dari hidup...

AKU adalah AKU dengan bentuk keegoisan yang nyata dengan segala bentuk kemunafikan hidup...

A.K.U........

Kamis, 23 Juni 2011

Bila Nanti

 
 malam ini tidak seperti malam malam sebelumnya... terasa lebih dingin...di sudut kamar ku, ku duduk terdiam sendiri tanpa kau disampingku...tanpa ada daya hanya dengan berjuta bayangan tentang kisah yang telah lalu...
sejenak hayalan ku terbang, mulai menjelajahi dimensi waktu menembus setiap bayang-bayang mencoba menapakki jalan jalan yang ada di setiap bagian dunia ku saat itu....

seperti film lama yang terputar kembali, urutan cerita berjalan mundur....

sejenak suasana berubah menjadi sunyi sepi, cuma helaan nafas saja yang bisa terasa, tak terasa pikiran ini mulai melayang bila nanti kau ada disini kembali memintaku bersama mu, rasa nya hati ini tak akan mampu tak akan sanggupmenerima walau sebenarnya....

Jumat, 10 Juni 2011

Ketika Curigamu Menjadi Doa


Masih jelas teringat dibenak ku...pertemuan kita..saat itu begitu byk harapan yang kita bangun bersama, tak sedetik pun dihati kita menanam rasa curiga satu sama lain. Pertemuan yang diawali dengan ketidak sengajaan berjalan dengan suka cinta, rangkaian cerita demi cerita kita tuangkan di kanvas kehidupan baru yang kita bina.

Masih sangat jelas di benak ku. ketika beribu senyum dan kata manis perhatian mu kalu lemparkan kepada ku, serasa ku bisa rasakan sedikit hembusan angin hangat dari surga menerpa hati ku yang telah lama beku sepeninggalan masa lalu ku yang suram.

Masih sangat jelas di benak ku, ketika saat kau memberiku sebuah keluarga baru yang begitu ramah dengan kesederhanaan, begitu menerima aku apa adanya aku.

Masih sangat jelas dibenak ku, ketika kau menjawab keraguan ku tentang keseriusan mu dengan hadirmu di kota ku. Saat itu q yakin kau lah cinta terakhir ku....

Masih sangat jelas dibenak ku semua tentang kau...

Sampai pada......

Waktu yang aku tidak tau kapan itu... kecurigaan muncul dihati mu terhadap aku, kecurigaan yang dalam benak ku yang sebenarnya  aku sendiri tidak mengerti kenapa bisa timbul berjuta kecurigaan kepadaku. Kecurigaan yang tidak berujung kecurigaan yang menuntut jawab kecurigaan yang menuntut tanggung jawab serta kecurigaan yang menuntut pembalasan...

Iya itulah curiga mu...curiga yang tak berujung itu ungkap ku...curiga yang bisa jadi doa yang menyedihkan buatku...kecurigaan mu yang tidak terbukti kebenarannya kini menjadi doa yang ampuh...

Kini...semua kecurigaan mu kau rangkai jadi doa yang menyudutkan aku...Tinggallah aku dengan hubungan kita tapi saat ini tanpa kau... tinggallah aku dengan sisa kecurigaan mu.... dengan sebait doa Kesedihan "Y ALLAH LINDUNGI AKU DARI FITNAH & CURIGA KARENA SESUNGGUHNYA TAK SATUPUN DARI CURIGA NYA ITU BENAR"


Rabu, 01 Juni 2011

Rame-rame, Friend Gathering

ngumpul- ngupul lagiiii.... we are family part 2... we are a family but with unusual situation....